6 Fakta Keunggulan Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan

حمدا وشكرا لله ،، والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه ،، أما بعد

6 Fakta Keunggulan Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan

Nara Sumber: Ahmad Firdaus

Pagi tadi ada teman yang BBM saya, menanyakan ada agenda apa senin kemarin saya ke PBNU? Saya jawab Sowan PP RMI untuk Rapat Koordinasi persiapan Soft Launching Gerakan Nasional “Ayo Mondok” pada tanggal 1 Juni 2015 di PBNU.

Di luar dugaan, teman tadi merespon dengan pertanyaan: “Apa yang istimewa dari Pondok Pesantren kok kamu dan teman-teman dari NU getol kampanye Ayo Mondok?”

Berikut Jawaban Saya:

Kelebihan dari Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan, yaitu:

Pertama #
Pondok Pesantren menekankan pendidikan dengan basis mengharusutamakan kecerdasan spiritual (SQ) disamping kecerdasan intelektual (IQ) dan emosional (EQ) bagi para santri. Sehingga para santri akan memiliki kecerdasan dan karakter yang kuat dan mudah bersosialisasi di masyarakat. Hal ini yang menyebabkan para santri lebih mudah diterima dan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat.

Kedua #
Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di bumi nusantara ini yang didirikan oleh para wali, kyai dan penyebar Agama Islam yang melakukan tafaqquh fi Al-Diin dengan Ikhlas. Mereka adalah orang-orang yang bersih batinnya dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini yang menyebabkan Ilmu yang diperoleh di Pondok Pesantren menjadi lebih berkah.

Ketiga #
Saat ini kita sedang khawatir dari beragam pengaruh negatif yang ada di tengah-tengah masyarakat. Narkoba, pergaulan bebas, kenakalan remaja, dan lain sebagainya sedang mengancam teman, tetangga bahkan keluarga kita sendiri. Nah, di Pondok Pesantren dengan pengawasan penuh dari Kyai, Guru-guru dan Pengurus Pondok Pesantren, santri sepenuhnya bisa dikontrol dan dilindungi dari pengaruh negatif tersebut. Dengan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam Nusantara, Pondok Pesantren menjadi lembaga yang memiliki daya tahan (imun) dari berbagai ancaman pengaruh negatif.

Keempat #
Pondok Pesantren akan menghasilkan alumni santri yang memiliki solidaritas berbasis Islam yang kuat. Hidup bersama tunggal liwet, tunggal bancik selama bertahun-tahun telah membentuk santri menjadi pribadi yang memiliki rasa solidaritas dengan sesama.

Kelima #
Santri akan mampu mengintegrasikan ilmu yang didapat melalui madrasah formal dengan ilmu agama yang didapat melalui pendidikan pesantren dengan kitab kuning-nya dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu inilah yang akan memudahkan para santri untuk memahami makna hidup yang sesungguhnya. Hidup mandiri, terpisah dari orang tua, fasilitas apa adanya, akan membentuk santri sebagai muslim yang bertanggung jawab dan terbiasa memotivasi dirinya sendiri untuk lebih baik.

Keenam #
Sebagai lembaga pendidikan unggulan, Pondok Pesantren mampu melakukan pembentukan karakter Muslim Nusantara yang sesuai dengan ajaran Islam yang berpadu dengan nilai-nilai tradisi, budaya dan kearifan lokal pada semua sisi kehidupan, sehingga melahirkan Pribadi Muslim Nusantara yang mencintai Islam, berkomitmen penuh pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bertoleransi dalam keberagaman, menghargai kemajemukan, dan selalu menebarkan perdamaian.

Kesemuanya ini hanya ada di Pondok Pesantren yang berbasis Nahdlatul Ulama. Lantas, jika demikian, masih adakah alasan untuk tidak mendukung dan menyukseskan Gerakan Nasional “Ayo Mondok?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *